(OELEH
: MOHAMMAD RUSDI)
Di era modern ini, manusia dimanjakan oleh berbagai kemudahan dari
adanya perkembangan teknologi yang sangat pesat. Teknologi yang muncul sangat
mempengaruhi pola kehidupan masyarakat. Manusia dapat saring berinteraksi satu
sama lain meskipun mereka berada pada radius yang sangat jauh. Selain itu,
manusia juga dimanjakan dengan sangat mudahnya mengakses informasi dari
berbagai sumber serta dapat saling membagikan informasi tersebut. Namun,
dibalik berbagai kemudahan tersebut, terdapat sisi negativ yang sangat berbahaya bagi manusia. Hal ini terjadi
apabila penggunaan teknologi tidak sesuai dengan koridornya. Misalnya media social.
Dengan kemudahan yang dapat di akses lewat media social ini, setiiap orang akan
lebih mudah menyampaikan suatu informasi. Bahkan bukan tidak mungkin informasi
yang disampaikan tersebut merupakan informasi yang tidak benar. Hala ini akan
memicu timbulnya fitnah.
Selain itu juga dapat menggangu aqidah ummat manakala di salah gunakan. Misalnya
penyebaran paham radikal atau paham sesat yang mampu melunturkan aqidah umat
islam.
Selain pengaruh teknologi ada beberapa factor
lain yang mampu menipiskan aqidah umat, antara lain:
1. Munculnya
gerakan radikal yang mengatas namakan islam
Gerakan ini memicu timbulnya
konflik yang berkepanjangan. Akibatnya sebagian masyarakat terpengaruh
pemikiran bahwa islam itu agama yang keras. Sehingga lama kelamaan meraka tidak
lagi merasa bangga dengan agamanya. Hal ini memicu melunturnya aqidah umat
islam.
2. Semakin
masifnya gerakan kristenisasi
Hamper di setiap kota besar di Indonesia
gerakan ini sudah di lancarkan. Bahkan sudah mulai masuk ke desa desa. Propaganda
mereka adalah Kristen adalah agama cinta kasih. Agama yang mencintai dan
mengasihi setiap manusia. Mereka menggunakan sistem gereja rumah. Mereka masuk
ke rumah rumah masyarakat untuk mengajak mengakui ketuhanan yesus. Tidak jarang
mereka membagikan paket sembako agar masyarakat tertarik. Rumah rumah yang
mereka masuki kemudian dijadikan gereja sementara untuk mengajak para tetangga
pemilik rumah supaya tertarik masuk ke dalam rumah tersebut. Selain itu, mereka
juga memanfaatkan media untuk melancarkan aksinya. Setiap media yang mereka
kuasai di seting sedemikian rupa agar konsumen semakin dijauhkan dari identitas
islamnya. Hal ini perlu diwaspadai karena jika di abaikan maka tidak sedikit
saudara muslim kita yang akan kehilangan aqidah islamnya.
3. Bangkitnya
PKI
Akhir akhir ini muncul isu bahwa
komunisme akan bangkit. Isu ini muncul bukan tanpa bukti. Di temukannya buku
yang berjudul “ aku bangga jadi anak PKI” semakin memperkuat dugaan kebangkitan
PKI tersebut. Selain itu juga ditemukan symbol symbol komunis di berbagai
daerah. Bahkan bukan hanya sebatas symbol saja, ternyata sudah terdapat
organisasi yang menaunginya serta telah melakukan berbagai aktivitas di
masyarakat. Selain itu, pengaruhnya sudah masuk pada institusi pendidikan baik
tingkat dasar, menengah bahkan perguruan tinggi. Hal ini akan mengakibatkan
pendangkalan aqidah umat islam sehingga lama kelamaan islam hanya sebagai iddentitas
KTP saja namun tidak jalankan syariatnya.
Melihat situasi tersebut, sebagai seorang muslim kita harus mampu
mengontrol setiap hal baru yang masuk pada pemikiran kita. Jangan sampai semua
informasi yang kida dapatkan lewat kecanggihan teknologi kita gunakan semua. Tentunya
tidak semuanya baik dari perkembangan teknologi tersebut. Maka perlu adanya
proses filterisasi agar informasi yang kita dapatkan hanya yang positif saja. Selain
itu, perlunya pemahaman agama yang benar agar tidak keliru dalam memahmi islam.

Komentar
Posting Komentar