NATAL HANYA DONGENG BELAKA



NATAL HANYA DONGENG BELAKA
A.    PENDAHULUAN
Kita pasti sudah tidak asing lagi dengan perayaan hari natal umat kristiani. Setiap tanggal 25 Desember umat kristiani di seluruh dunia bersukacita merayakan perayaan ini yan mereka yakini sebgai hari kelahiran yesus kristus. Pada acara ini seluruh lapisan umat kristiani di sibukan hanya untuk merayakan perayaan ini. Mereka rela menghamburkan dana yang tidak sedikit demi terealissinya acara ini. Pada acara ini rumah rumah di percantik, gereja di perindah, sejumlah pesta di gelar.
     Ironisnya, belakangan ini bukan hanya orang kristen saja yang merayakan natal. Umat agama lain termasuk islam akhir akhir ini turut memeriahkan berbagai pesta natal yang dilaksanakan oleh umat kristiani. Bahkan ada juga yang mengikuti misa malam kudus. Mereka berdalih untuk bertoleransi. Benarkah toleransi yang demikian? Seperti apakah toleransi yang di ajarkan nabi pada kita? Mari kita simak berbagai penjelasan berikut!!!!!!!
B.     PROPAGANDA NATAL SEBAGAI BENTUK PEMURTADAN
     Natal yag diyakini oleh orang nasrani sebagai hari besarnya, ternyata dianggap kontradiksi bagi para ulama yang notabennya mantal penginjil. Tidak sedikit hal yang di manipulasi dalam kegiatan natal ini. Tujuannya tidak lain agar orang nonkristen mau masuk ke gereja dan lama kelamaan meraka masuk kristen. Ya.... istilahnya pemurtadan. Lalu hal apa saja yang dimanipulasi dalam natal? Perhatikan penjelasan berikut ini!!!!!!!!!!
1.      Natal sebagai hari kelahiran nabi isa
      Orang nasrani meyakini bahwa tanggal 25 desember adalah hari kelahiran nabi isa atau yesus. Oleh karena itu pada saat itu umat kristen di seluruh dunia mengadakan berbagai macam pesta. Namun, benarkah demikian? Sejak kapan tanggal tersebut di tetapkan sebagai hari kelahiran nabi isa atau yesus?
     Pada masa kekaisaran romawi kuno, mayoritas masyarakat menganut agama plagmatis termasuk sang kaisar. Saat ituromawi di bawah pimpinan kaisar konstantin. Rakyat mengalami kesenjangan sosial yang sangat luar biasa. Keadaan tidak lagi kondusif. Agama yang sudah lama dianut tidak mampu memulihkan keadaan. Rakyat romawi semakin kebingungan dengan agama yang di anutnya sebab tuhan tuhan mereka terlalu bannyak dan saling bertentangan dalam suatu hal.melihat kondisi ini, kaisar segera mengadakan sebuah konsili ( semacam forum muktamar ) di daerah nizea yang kemudian di kenal dengan konsili nizea pada tahun 325 M. Hasiil dari konsili nizea adalah dilantiknya yesus oleh kaisar konstantin menjadi tuhan dan muncullah agama baru yaitu kristen/katholik.
     Ssetelah kaisar dan keluarga istana memeluk kristen, sang kaisar menginginkan agar seluruh rakyatnya juga memeluk kristen. Namun kaisar kembali berfikir bagaimana kalau mereka tidak mau masuk kristen karena di kristen tidak ada perayaan 25 desember . sebenarnya 25 desember ini adalah hari kelahirannya dewa matahari. Tuhan agama nenek moyang masyarakat romawi. Akhirnya suatu hari kaisar mengmpulkan rakyatnya dan mengabarkan tentang kristen serta mengatakan bahwa perayaan 25 desember tidak akan di hapus jika rakyatnta masuk kristen karena tanggal tersebut adalah hari kelahiran yesus. Mulai saat itu masyarakat romawi beranggapan bahwa yesus adalah anak dari dewa matahari dan sang kaisar mengiyakan pernyataan rakyatnya. Kemudian rakyat romawi juga menyatakan , kalau begitu agama plagmatis dan kristen sama. Maka masuklah mereka memeluk kristen. Inilah awal dari di tetapkannya 25 desember sebagai hari lahir yesus. Sebenarnya yesus lahir bukan pada tanggal 25 desember. Yang lahir pada tanggal ini melainkan adalah dewa matahari.

2.      Pohon cemara dan salju sebagai simbol kelahiran yesus
     Berbagai properti digunakan dalam menghias rumah atau gereja pada saat natal. Salah satunya adalah pohon cemara dan salju. Mengapa setiap natal pasti ada hiasan salju dan pohon cemara? Tidak lain karena umat kristen meyakini bahwa yesus di lahirkan pada musim dingin di bawah pohon cemara. Benarkah demikian?
     Ketika imperium romawi ingin memperluas wilayah kekuasaannya ke jerman, kaisar mengirim beberapa pastur ke jerman untuk mengamati apa yang di sembah rakyat jerman saat itu dan kemudian di laporkan kepada kaisar. Setelah melakukan penelitian di jerman, pastur tersebut kembali ke romawi dan melaporkan pada kaisar bahwa rakyat jerman menyembah pohon cemara yang di yakini merupakan jelmaan dari dewa cemara oleh rakyat jerman. Setelah mendengar laporan dari beberapa pastur tersebut, kaisar langsung mengutus kembali lebih banayak pastur ke jerman. Sesampai di jerman mereka mengatakan kepada rakyat jerman bahwa yesus lahir di bawah pohon cemara. Lalu rakyat jerman menyimpulkan kalau yesus lahir dibawah pohon cemara berarti yesus anak dari dewa cemara. Lalu para pastur mengiyakannya. Yang menjadi pertanyaan, benarkah yesus/nabi isa lahir pada musim dingin di bawah pohon cemara?
“yesus lahir dimalam hari. Ketika bintang gemerlapan, gembala menggembalakan ternaknya dipadang rumput tengah malam” ( injil matius ).
Dari ayat injil di atas sudah jelas bahwa yesus lahirnya di musim panas bukan musim digin. Makanya  gembala menggembalakan ternaknya pada malam hari karena kalau siang hari suhunya sangat panas. Kalau saat yesus lahir iitu musim dingin, tidak mungkin gembala menggembalakan ternaknya pada malam hari kareena pada musim dingin apa lagi malam suhunya pasti sangat dingin.
“maka rasa sakit akan melahirkan anak memaksa ia ( bersandar ) pada pangkal pohon kurma , dia berkata: aduhai alangkah baiknya aku mati sebelum ini, dan aku menjadi barang yang tak berarti lagi dilupakan. Maka jibril menyerunya dari tempat yang rendah: janganlah kamu bersedih hati, sesungguhnya tuhanmu telah menjadikan anak sungai dibawahmu. Dan goyanglah pangkal pohon kurma itu kearahmu, niscaya pohon itu akan menggugurka buah kurma yang masak kepadamu”
 ( QS. Maryam:23 – 25 )
 Dari ayat di atas jelas sudah bahwa yesus atau nabi isa lahir dibawah pohon kurma bukan di bawah pohon cemara.   

Komentar